BUAH DARI KEULETAN

Mar 2, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on BUAH DARI KEULETAN

Pernah menjadi karyawan dan mencoba berbagai usaha seperti membuat ?klompen? dan berjualan minyak tanah, Wiwik Winari bersama suami kini telah memiliki usaha mandiri berjualan alat pertukangan dan pertanian yang cukup sukses. Ia mengawali langkahnya di dunia usaha dengan menjadi pedagang alat-alat pertukangan skala kaki lima di Timur Pemandian Wendit Malang. Ulet dan tekun membuat usahanya terus berkembang.

Pepatah lama yang menyatakan “hidup seperti roda berputar” tampaknya berlaku bagi Wiwik Winari. Berawal dari menjadi karyawan hingga berganti-ganti usaha, kini Wiwik sukses menjadi pedagang peralatan pertukangan dan pertanian.

Lewat merk dagang ?Kariono? yang diambil dari nama suaminya, Wiwik mengelola tokonya dengan tidak hanya menjual hasil produksinya sendiri berupa sabit, cangkul, cetok, pisau, parang, palu, dan alat-alat petukangan dan pertanian lainnya, namun wiwik mulai menambah barang dagangan lain seperti gergaji, tang, obeng, bor, meteran, tali,dll guna memenuhi permintaan konsumen yang kian beragam. “Khusus untuk merk dagang kariono kami berani memberi garansi jika ada kerusakan akan kami ganti,”tegas Wiwik.

Dari cerita usahanya yang sempat berganti-ganti usaha dan kini sudah berhasil dengan usaha alat-alat pertanian. Wiwik yang tinggal di Jl. Wisnuwardana- Tumpang ini mengaku tak pernah berpikir hidupnya bakal seperti sekarang. Terlebih ketika ia mengenang masa-masa awal usaha klompen dan menjadi agen minyak tanah yang tidak stabil kala itu.

Pada tahun 2008, ia mencoba memulai usaha berjualan alat-alat pertukangan di pinggir jalan timur pemandian Wendit. Sebagian besar barang dagangannya kala itu masih didominasi barang-barang produksinya sendiri karena keterbatasan modal.

Setiap hari mulai pagi hingga siang hari, Wiwik rutin menggelar dagangannya. Dua tahun berjualan, modal dagangannya mulai terkumpul lumayan banyak, akirnya Wiwik bersama suami memberanikan diri untuk member kendaraan pick up untuk membantu kelancaran usahanya tersebut. Berkat CU Sawiran Wiwik dan suami merasa terbantu dengan pelayanan pick up service tabungan membuat Wiwik tidak merasa berat untuk memenuhi kebutuhan baik kebutuhan keluarga dan usahanya.

Dari sanalah ia kemudian berpikir bahwa berdagang ternyata lebih menjanjikan ketimbang menjadi karyawan dengan gaji pas-pasan. Makanya, pada  tahun 2010, ia memutuskan untuk menarik tenaga kerja untuk membantu usaha produksi alat-alat pertukangan dirumah .

Berbekal uang hasil usaha selama ini, Kini Wiwik mampu menyewa sebuah kios di deretan kios di pinggir jalan raya timur Wendit. “Setelah pindah ke kios ini, usahanya ini ini meningkat tajam,” ujarnya.

Angan-angan memiliki kios sendiri masih menggelayut kuat di dalam benak Wiwik dan Kariono, dengan menjaga kualitas produk dan hubungan yang baik dengan pelanggan nampaknya angan-angan tersebut pasti akan menjadi sebuah kenyataan. Tidak ada manusia yang berhasil tanpa adanya suatu usaha dan doa.

Wiwik Winari

Jual Alat-alat pertukangan & pertanian (Timur Wendit)

Jl. Wisnuwardana RT 08 RW 08 Tumpang

085755063926

Comments are closed.

Jam Operasional

Jam Pelayanan

Senin - Jumat

:

07.30 - 16.00

Sabtu

:

07.30 - 13.00

Jam Kas

Senin - Jumat

:

08.00 - 14.00

Sabtu

:

08.00 - 12.00

CS Online

Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan yang di berikan CU Sawiran?

View Results

Loading ... Loading ...