Browsing articles in "Inspirasi"

Dari hobby menjadi sebuah usaha

Jun 25, 2015   //   by admin   //   Inspirasi  //  Comments Off on Dari hobby menjadi sebuah usaha

4. Sosok Yohana Feriyana

Hobby jika dikembangkan dengan optimal akan menghasilkan usaha dengan hasil yang luar biasa. Hal inilah yang dialami dan dirasakan oleh Ibu Yohana, seorang Anggota CU Sawiran TP Nongkojajar Pasuruan. Hobby memasak yang dimiliki Ibu Yohana mampu dikembangkan dengan optimal sehingga saat ini berkembang menjadi Usaha Warung Nasi dan Rujak. Sebelumnya, usaha ini dirintis karena adanya peluang usaha yaitu melayani makan siang para karyawan pabrik Eka Timur Raya di Desa Ngadirejo Pasuruan. Yang kemudian berkembang dengan melayani pesanan nasi kotak para warga di beberapa penyelenggaraan acara. Dukungan penuh dari suami Ibu Yohana, yaitu Bapak Sulianto membuat usaha ini semakin berkembang dan bisa melayani banyak orang.

Usaha Warung Nasi dan Rujak ini, tidak hanya sebagai tempat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun juga sebagai sarana untuk mengisi waktu luang baik bagi Ibu Yohana maupun Bapak Sulianto. Sebagai seorang karyawan yang bekerja di sebuah sekolah, yang mempunyai jadwal teratur tentu mempunyai waktu luang setelah pulang bekerja. Daripada waktu luang ini terbuang percuma, akhirnya pasangan ini bersepakat untuk membuka Warung Nasi dan Rujak. “Kita selalu berbagi capek yang didapatkan dalam bekerja, suka duka juga kita bagi bersama. Namun dengan rasa syukur kepada Tuhan, rasa capek, suka dan duka dalam pekerjaan memberikan banyak rejeki untuk mencukupi setiap kebutuhan yang ada.” cerita Bapak Sulianto dan Ibu Yohana. Sehingga bisa dikatakan bahwa usaha ini adalah usaha yang dikelola bersama namun dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang berbeda.

Usaha yang dijalankan tidak dilalui dengan jalan yang lapang, namun juga dengan jatuh bangun. Namun dengan motivasi bahwa usaha yang dijalankan ini bisa mencukupi kebutuhan keluarga dan bisa berbagi pekerjaan dan berkat dengan tetangga, membuat pasangan ini selalu semangat, pada kondisi apapun dalam usaha yang dijalankan. “Tidak hanya bersemangat dalam bekerja, namun dalam usaha yang kita jalankan bisa sesuai dengan harapan hal utama yang harus dilakukan adalah mengelola keuangan dengan baik. Selalu terbuka akan keuangan yang kita kelola dengan suami, dan atur mana yang untuk tabungan dan untuk keperluan sehari-hari. Sehingga usaha yang kita jalankan ini bisa kita ukur keberhasilannya.” cerita Ibu Yohana. “Kami juga berterimakasih dengan CU Sawiran. Dengan adanya lembaga keuangan ini, kami bisa merencanakan dan mengimplementasikan program keuangan lewat produk-produk yang dikeluarkan. Tidak hanya untuk kebutuhan usaha, lewat produk CU Sawiran kami juga bisa mempersiapkan kebutuhan keuangan untuk sekolah anak-anak kami.” pungkas pasangan ini.

Terimakasih Ibu Yohana dan Bapak Sulianto atas inspirasi yang diberikan. Semoga membawa manfaat dan berkat untuk kita semua.

Setiap Usaha Selalu Mendapat Hasilnya

Jun 25, 2015   //   by admin   //   Inspirasi  //  Comments Off on Setiap Usaha Selalu Mendapat Hasilnya

3. sarpuan

Pasang surut kehidupan selalu dialami oleh setiap manusia, begitu juga dengan pasangan Bapak Sarpuan dalam menjalankan usahanya. Ada kalanya dalam usaha mengalami fase surut, namun keuletan dan kegigihan menjadi kunci untuk kebangkitan. Dan pada saat usaha yang dijalankan berkembang sesuai harapan, terus belajar dan berdoa adalah wujud syukur yang dilakukan oleh Bapak Sarpuan.

Kegagalan dalam usaha dan bekerja, tidak membuat Bapak Sarpuan berputus asa. Malah menjadi cambuk motivasi untuk mengembangkan diri. Hal inilah yang melatarbelakangi usaha pembuatan stik ubi. Namun merintis usaha tidaklah mudah, terutama saat kita membandingkan dengan keberhasilan yang saat ini telah diraih. Kegagalan demi kegalan seringlah dialami. Baik dalam pemasaran maupun dengan kualitas stik ubi yang dibuat. Namun dengan kegigihan, kerja keras dan semangat yang diberikan istri Bapak Sarpuan mampu menciptakan stik ubi sesuai dengan permintaan pasar.

Di Awal memulai usaha, produksi sampai pemasaran dilakukan sendiri oleh pasangan ini. Namun saat ini stik ubi produksi Bapak Sarpuan dan istri telah menjangkau banyak toko dan supermaket. “Melihat usaha yang kami bangun sampai seperti ini, tidak kami mulai dengan mudah. Jatuh bangun telah kami jalani, terutama saat memulai usaha. Dimulai dari memasarkan produk sampai mempertahankan kepercayaan dari orang-orang yang menjual produk kami” lanjut Bapak Sarpuan. Namun dengan kerja keras yang dilakukan serta doa yang dipanjatkan saat ini usaha yang dijalankan telah berkembang pesat, karena karena setiap hal yang dilakukan akan mendapatkan hasilnya.

Usaha yang berkembang pesat dengan omset yang selalu meningkat tidak membuat Bapak Sarpuan berpuas diri. Hal ini malah menjadi motivasi dan inspirasi untuk semakin jeli dalam melihat peluang pasar yang ada. Untuk berinovasi menciptakan aneka stik yang dibutuhkan oleh pasar. Dan wujud inovasi yang dilakukan Bapak Sarpuan dan istri adalah menciptakan stik daun seledri dan stik wortel.

Untuk mengembangkan usaha, tidaklah cukup hanya dengan berinovasi dengan menciptakan jenis stik yang baru. Hal utama yang harus dilakukan adalah menjaga kualitas dari stik yang dijual. Untuk mempertahankan pelanggan dan terus mengembangkan penjualan ke pasar potensial yang lebih besar. Tidak hanya untuk mempertahankan pelanggan, dengan mempertahankan kualitas produk, akan meningkatkan loyalitas dari penjual stik, toko dan supermarket yang merupakan rekanan dari Bapak Sarpuan. Karena semakin berkualitas stik, pembeli semakin banyak dan keuntungan penjual akan semakin meningkat. “Namun untuk mengembangkan usaha sampai seperti ini, kami tidak bisa sendiri. Kami merasa tertolong oleh CU Sawiran terutama dalam permodalan dan pendampingan usaha” cerita Bapak Sarpuan.

Membangun usaha dengan kejujuran dan ketekunan

Jun 25, 2015   //   by admin   //   Inspirasi  //  Comments Off on Membangun usaha dengan kejujuran dan ketekunan

2. sosok bu Sri

Membangun sebuah usaha hanya diperlukan kejujuran dan ketekunan, bukan hal yang lain. Tidak pula dengan modal usaha, karena modal hanyalah faktor pendukung untuk membangun usaha. Kejujuran dan ketekunan inilah yang membuat usaha penjualan sembako dan sayur mayur Ibu Sri Kayatun (45 th) berkembang dengan pesat. Tidak hanya melayani pelanggan saja melainkan bisa memberikan banyak dampak yang positif bagi petani dan pedagang lainnya.

Berdagang sayur mayur yang dijalankan Ibu Sri Kayatun dengan meneruskan usaha yang dijalankan oleh orang tua, yang sebelumnya berdagang aneka tanaman pangan yaitu ubi dan singkong sejak 10 tahun yang lalu. Sebelumnya Ibu Sri adalah karyawan di sebuah perusahaan Swasta di Jember, namun dengan melihat peluang yang ada Ibu Sri memutuskan untuk ikut berjualan di pasar. Kebutuhan masyarakat yang banyak dan kontinyu menambah peluang berdagang baru bagi istri Bapak Bapak Mislan (47 th). “Saya ingin menyediakan setiap kebutuhan pelanggan, tidak hanya ubi dan singkong melainkan sampai sembako dan sayur mayur. Hal inilah yang membuat saya mengembangkan usaha jualan ini.” cerita Ibu Sri. Dan itulah peluang baru yang ditangkap dan dikembangkan Ibu Sri Kayatun dan suami.

Meneruskan usaha berdagang tentu tidak mudah, apalagi ibu Sri biasa bekerja di jenis pekerjaan yang berbeda. Namun dengan ketekunan, membuat Ibu Sri mampu meneruskan dan mengembangkan usaha menjadi lebih besar sampai saat ini. “Ketika penjualan sepi, kita tetap harus setia untuk menunggu pembeli. Jangan patah semangat, dan selalu iringi dengan doa” terang Ibu Sri. Hal inilah yang menjadi kunci sukses dalam usaha yang dijalankan Ibu Sri. “Dan jangan lupa untuk selalu berbuat jujur. Untuk diri kita dan orang lain, agar kita bisa mendapatkan kepercayaan pembeli dan pedagang lain yang bekerja sama dengan kita” lanjut Ibu Sri.

Usaha yang dibangun tentu saja akan sulit untuk mempertahankan dan mengembangkannya menjadi lebih besar jika kita bisa bertekun dalam pekerjaan, juga jika kita tidak bisa jujur dengan setiap pelanggan dan relasi kita. Namun ada hal lain, yang membuat usaha Ibu Sri berkembang dengan pesat yang menghasilkan omset jutaan rupiah setiap harinya. ” Selalu ramah kepada setiap pelanggan dan relasi, inilah yang membuat pelanggan untuk selalu membeli dagangan yang kita jual. Dan selalu penuhi setiap kebutuhan pelanggan kapanpun mereka membutuhkan. Hal inilah yang saya lakukan, yaitu membuka bedak selama 24 jam. Hanya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Karena kebutuhan kadang mendadak, misalnya ada kematian yang harus dipenuhi kebutuhannya dengan mendadak.” terang Ibu Sri.

Terimakasih Ibu Sri atas sharing yang menginspirasi ini. Dan di akhir wawancara, beliau menegaskan untuk selalu tekun dan jujur, karena dalam membangun usaha hal ini yang lebih penting jika dibandingkan dengan modal kerja. Terimakasih.

Kerja adalah ibadah

Jun 25, 2015   //   by admin   //   Inspirasi  //  Comments Off on Kerja adalah ibadah

1. sosok huzain

Bagi Bapak Haji Muhammad Huzain, kerja adalah sebuah ibadah yang bisa mengembangkan diri dan orang lain. Hal inilah yang selalu mengilhami suami dari Ibu Hj. Siti Musyarrofah untuk membuat usah yang bisa melibatkan banyak orang dalam setiap prosesnya.

Pada tahun 2004, Bapak Huzain melihat peluang untuk memanfaatkan limbah kayu (grajen) sebagai sebuah usaha dimana pada saat itu limbah kayu belum dioptimalkan sebagai usaha. Yaitu dengan mengambil limbah kayu dari sebuah tempat dan menjualnya pada banyak usaha kecil maupun besar sebagai bahan bakar dalam proses produksi. Tidak berpuas diri dengan hasil yang telah didapatkan dan kejelian untuk melihat peluang yang lebih besar untuk meningkatkan nilai limbah kayu, pasangan Bapak dan Ibu Huzain mengembangkan usahanya dengan mengolah limbah kayu yang berukuran lebih besar menjadi meja tulis lipat. “Tidak lupa, kami juga mengajak untuk ibu di sekitar rumah untuk berpartisipasi dalam usaha yang kami jalankan. Karena tidak ingin hanya usaha kami yang berkembang, namun juga orang di sekitar kami” cerita Bapak Huzain.

“Melihat usaha yang kami bangun sampai seperti ini, tidak kami mulai dengan mudah. Jatuh bangun telah kami jalani, terutama pada saat membangun usaha. Dimulai dari memasarkan produk yang kami hasilkan, sampai mempertahankan kepercayaan dari orang-orang yang memakai produk kami” lanjut Bapak Huzain. Kerja keras yang dilakukan serta doa yang dipanjatkan tidaklah sia-sia, karena setiap hal yang dilakukan akan mendapatkan hasilnya. Dahulu yang mengirim meja lipat hanya puluhan dan tidak setiap minggu produk didistribusikan, saat ini pesanan meja lipat telah berkembang pesat. Minimal tiga hari sekali pesanan didistribusikan, tidak hanya puluhan namun sampai ratusan. Tidak hanya menjangkau wilayah malang, namun sampai ke wilayah surabaya dan sekitarnya.

Inovasi dan pengembangan usaha terus dilakukan dan tentu saja usaha yang dibuat melibatkan banyak orang. “Pada tahun 2009, kami juga membuat baglog jamur tiram. Dari bahan yang sama dengan bahan bakar dan meja lipat, yaitu dari limbah kayu. Dimana usaha yang kami lakukan ini adalah usaha padat karya yang melibatkan banyak orang, untuk terlibat dan bersama untuk berkembang” cerita Bapak dan Ibu Huzain. Bapak dan Ibu Huzain yakin bahwa melibatkan banyak orang dalam usaha yang dibangun, akan menciptakan rasa guyub, rukun dan gotong royong tidak hanya untuk mencari uang semata melainkan juga untuk ibadah. “Dan jangan lupa untuk setiap usaha yang anda lakukan, selalu berusaha dan berdoa jangan pernah patah semangat karena setiap usaha yang anda lakukan selalu mendapatkan hasilnya” pungkas Bapak dan Ibu Huzain. Terimakasih.

Cholid Firdaus: selalu mau belajar

Dec 12, 2014   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on Cholid Firdaus: selalu mau belajar

sosok cholid

Hobby memelihara ikan hias telah mengantarkan Cholid Firdaus (42th), menjadi seorang wirausahawan yang berhasil di bidang ikan hias, yaitu ikan koi. Berawal dari perkenalan dengan beberapa teman penggemar ikan hias, Cholid mulai memelihara ikan koi yaitu di tahun 2002. Dari hanya sekedar hobby, Cholid mengembangkannya menjadi sebuah bisnis, yang saat ini berkembang dengan pesat. Yang mempunyai pasar sampai ke berbagai daerah di Indonesia.

Di awal membuka bisnis ikan koi dia harus bekerja keras dan banyak belajar. Seringkali harga tidak sesuai dengan perkiraan, sehingga hasilnya merugi. Namun selalu belajar dan ditunjang dengan pengalaman serta kerja keras serta sering berkomunikasi dengan sesama usahawan dan hobbiis, usaha ini berkembang semakin pesat. Selain itu, Cholid memandang bahwa kerugian di awal usahanya bukan sebagi bentuk kerugian, tetapi investasi untuk sebuah pengalaman.

Pemilihan usaha koi ini, tidak hanya karena faktor pendapatan. ?Saya menyukai bisnis ikan koi, tidak hanya karena hasilnya saja. Tetapi juga karena inovasi-inovasi dan teknologi yang ada di dalamnya. Misalnya teknologi pakan, teknologi filterisasi, dan teknologi lainnya. Membuat saya selalu terus belajar dan mengembangkan ikan koi.? cerita suami dari Yudi Rusi Untari ini. ?Dan tentu saja karena banyaknya hobbiis dan komunitas pecinta maupun petani. yang bisa dimanfaatkan sebagai media berbagi ilmu,? lanjut Cholid.

Sebagai Ketua Blitar Koi Club (2008-2014), Cholid tidak hanya mengembangkan usaha koi miliknya sendiri. Melainkan juga mengembangkan usaha dan potensi koi Blitar. ?Lewat event-event berbagai perlombaan, kami ingin memperkenalkan dan mengembangkan setiap potensi yang ada. Sehingga koi-koi lokal semakin baik kualitasnya, dan mampu bersaing dengan koi impor.? cerita Cholid. Hal inilah yang membuat dirinya semakin mencintai usaha ini. Tidak hanya pendapatan, melainkan juga sarana berbagi.

Dan sebelum mengakhiri sharing. Cholid berbagi tips untuk para pembaca yang akan memulai sebuah usaha ?Dalam memulai usaha kita harus selalu mau belajar, selalu lihat situasi pasar, bangun jaringan untuk menguatkan usaha dan pasar kita. Dan jangan lupa untuk menyiapkan permodalan untuk mendukung usaha dan pengembangan usaha kita.? Semoga inspirasi ini bisa mengembangkan pemikiran kami.

 

Jam Operasional

Jam Pelayanan

Senin - Jumat

:

07.30 - 16.00

Sabtu

:

07.30 - 13.00

Jam Kas

Senin - Jumat

:

08.00 - 14.00

Sabtu

:

08.00 - 12.00

CS Online

Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan yang di berikan CU Sawiran?

View Results

Loading ... Loading ...