Browsing articles in "Inspirasi"

Mengenal Jaringan Credit Union

Nov 27, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on Mengenal Jaringan Credit Union

Oleh Tengsoe Tjahjono (Anggota CU Sawiran)

CU Sawiran bukanlah CU yang sendiri, dia berjejaring dengan CU-CU atau koperasi lain di Indonesia, bahkan di dunia. Mengapa berjejaring? Dengan berjejaring CU-CU yang ada bisa saling belajar dan menguatkan, bisa saling dukung, bisa saling tukar pengalaman, bahkan, yang terpenting adalah transparansi dan akuntabilitas akan terjamin sebab induk koperasi di atasnya akan ikut mengawasi. Berikut ini beberapa mitra CU Sawiran, baik dalam skala internasional, nasional, dan regional.

1. The World Council of Credit Unions (WOCCU)

Dewan CU Dunia (WOCCU) ini merupakan asosiasi perdagangan internasional dan agen pengembangan Credit Union yang berkantor pusat di Madison, Wisconsin. Anggota WOCCU adalah semua asosiasi Credit Union regional dan nasional, asosiasi koperasi dan organisasi layanan bisnis di 97 negara di seluruh dunia. Anggota WOCCU meliputi lebih dari 54.000 credit unions dengan 186 juta anggota di seluruh dunia.

2. The Association of Asian Confederation of Credit Unions (ACCU)

Asosiasi Konfederasi Credit Union Asia (ACCU) ini merupakan organisasi regional yang beranggotakan Credit Union dan koperasi di Asia. ACCU bekerja dalam kemitraan dengan anggotanya untuk memperkuat dan mempromosikan Credit Union sebagai instrumen efektif pembangunan sosioekonomi. Didirikan pada tahun 1971, ia menyediakan bantuan teknis, pelatihan, penelitian, dan pertukaran informasi. ACCU berafiliasi dengan The World Council of Credit Unions (WOCCU); International Raiffeisen Union (IRU); International Cooperative Alliance (ICA); dan Badan PBB (mis. FAO, ILO, UNDP dan lainnya).

3. Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) / CUCO INDO

Induk Koperasi Kredit (INKOPDIT) adalah koperasi kredit sekunder tingkat nasional, berkedudukan di Jakarta yang berfungsi sebagai sentral pelayanan keuangan nasional untuk melayani Puskopdit (Pusat Koperasi Kredit) di seluruh Indonesia. Fungsi utama Inkopdit yaitu mengembangkan Koperasi Kredit di wilayah Indonesia baik kuantitas maupun kualitas sehingga memiliki jaringan usaha koperasi kredit yang kuat, sehat dan mandiri mulai dari Koperasi Kredit Primer, Sekunder Daerah maupun Nasional.

4. Puskopdit Jatim Timur

Dalam prinsip penyelenggaraan operasi koperasi kredit terdapat kerja sama antar koperasi. Dengan menggabungkan sumber daya beberapa koperasi kredit primer, maka terbentuklah organisasi yang disebut Puskopdit. Puskopdit yang dikenal sebagai organisasi tingkat kedua dimana yang menjadi anggota adalah koperasi-koperasi kredit primer. Salah satu tugas Puskopdit adalah melakukan audit dan monitoring terhadap anggotanya untuk memantau kesehatan dan menjamin transparansi dan kepercayaan publik terhadap credit union. Di samping memberikan pelatihan, misalnya: Pelatihan Kepengurusan, Pelatihan Kepengawasan, Pelatihan Manajer dan manajemen, Sistem Akuntansi Koperasi Kredit, dan sebagainya.

Sungguh, melihat jejaring seperti itu, saya sebagai anggota CU Sawiran merasa aman, sebab CU Sawiran tidak sendiri. Dengan jejaring itu CU Sawiran sungguh kuat, dan sungguh bertanggung jawab dan berhati-hati dalam mengelola keuangan sebab Puskopdit Jatim Timur misalnya akan ikut serta melakukan audit monitoring. Semoga CU Sawiran semakin jaya.

gambar: http://www.gacunews.com/credit-union-news/credit-union-of-georgia-to-host-marietta-business-association-networking-event/

Nov 21, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on

Dalam kehidupan, seseorang tentunya menjalani masa-masa dalam kehidupan. Tentunya masa-masa tersebut memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda satu sama lainnya. Selain itu, setiap satu masa berjalan tentu saja membutuhkan biaya untuk memenuhi segala kebutuhan yang ada. Karena itu, dibutuhkan pengelolaan keuangan yang tepat dalam setiap fase-fase kehidupan. Nah, berikut ini beberapa tips cerdas yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan target keuangan yang sesuai dengan usia.

1. Usia 20-an: Saatnya Mulai Persiapan
Pada masa lajang ini, banyak orang yang berpikir jika tidak ada banyak tanggungan yang harus dipenuhi dalam hidup. Namun, pada masa ini, Anda harus benar-benar mengerti bagaimana arti kerja keras sesungguhnya. Mungkin ketika pertama kali mendapatkan gaji, Anda akan berpikir bagaimana cara menghabiskannya. Namun, pada usia seperti inilah, Anda sebaiknya harus memahami bagaimana cara mengendalikan pengeluaran yang baik. Anda juga perlu mempersiapkan keuangan untuk momen-momen pada masa yang akan datang, seperti melanjutkan pendidikan, melangsungkan pernikahan, dan masih banyak lainnya. Karena itu, pada masa lajang ini, akan lebih baik jika Anda banyak mengalihkan uang ke dalam rekening tabungan.
2. Usia 30-an : Siapkan Proteksi dan Investasi
Biasanya menjelang usia ini sudah banyak orang-orang yang menikah. Bahkan, beberapa di antaranya mungkin sudah banyak yang punya anak. Untuk itu, target keuangan yang cocok untuk usia ini adalah mulai mempersiapkan asuransi untuk anak-anak. Hal ini sebagai bentuk perlindungan sehingga masa depan anak-anak dapat terjamin dengan baik. Anda bisa mempersiapkan asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, hingga asuransi harta benda untuk anak-anak Anda kelak. Tak hanya asuransi, Anda juga bisa melakukan investasi.
3. Usia 40-an: Tingkatkan Nilai Tabungan dan Investasi
Memasuki usia 40-an, Anda sebaiknya mulai meningkatkan nilai tabungan dan investasi setiap tahunnya. Hal ini guna mempersiapkan masa pensiun Anda kelak. Untuk itu, pastikan jika setoran tabungan dan investasi meningkat sesuai dengan peningkatan pendapatan.
4. Usia 50-an: Pastikan Utang Lunas dan Dana Pensiun Aman
Usia 50-an dapat dikatakan menjadi usia di mana Anda mulai menantikan masa-masa pensiun yang akan tiba. Pada usia ini, Anda harus kembali mengecek saldo dana pensiun yang terakhir. Hal ini berguna untuk evaluasi dan merevisi jika dana yang dikumpulkan masih jauh dari target. Pastikan jika segala cicilan, seperti cicilan KPR, sudah lunas sebelum masa pensiun tiba.
5. Usia 60-an ke Atas:
Pada usia ini, sebagian besar orang mungkin telah masuk ke masa pensiun. Dengan begitu, Anda bisa mulai mengajukan klaim untuk dana pensiun dari program asuransi yang dimiliki. Biasanya dana pensiun yang diberikan adalah seluruh total dari dana pensiun yang ada. Anda hanya tinggal mengambil sesuai dengan kebutuhan ataupun menginvestasikan sisanya untuk memberi pemasukan lainnya.
Setiap jenjang usia memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sehingga kondisi keuangan satu sama lainnya juga akan berbeda. Untuk itu, pastikan Anda sudah mengetahui target keuangan yang tepat dan sesuai dengan usia. Dengan begitu, Anda akan mudah menentukan strategi keuangan untuk setiap jenjang usia Anda.

(Diolah dari https://ekonomi.kompas.com/read/2018/02/18/120000626/dengan-tips-berikut-capailah-target-keuangan-di-setiap-jenjang-usia-)
gambar : https://www.techrepublic.com/blog/10-things/10-admin-tasks-to-knock-out-by-the-end-of-the-year/

SIMBIOSIS MUTUALISME

Nov 19, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on SIMBIOSIS MUTUALISME

Secara harafiah, simbiosis mutualisme adalah hubungan yang saling menguntungkan, di mana kedua belah pihak tidak merasa ada yang dirugikan. Saling memberi kontribusi dan kemudahan, karena merasa bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa salah satu pihak. Contoh simbiosis mutualisme adalah interaksi antara kupu-kupu dengan bunga. Kupu-kupu pada umumnya menyukai memakan sari manis atau nektar pada bunga. Sedangkan bunga sebagai organ reproduksi pada tumbuhan terbantu karena serangga cantik ini membantu menyebarkan serbuk sari. Ketika kupu-kupu hinggap di bunga, kakinya akan menyentuh bagian putik dan benang sari pada bunga. Sehingga mengakibatkan serbuk sari menempel pada putik dan terjadi proses penyerbukan pada bunga. Bunga senang karena terbantu untuk berkembang biak, sedangkan kupu-kupu senang karena mendapatkan makanan. Begitu pula dengan ritme komunitas dan organisasi seperti CU Sawiran. Hubungan anggota, pengurus dan manajemen tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Anggota sebagai roh CU Sawiran, Pengurus sebagai kontrol dan manajemen sebagai pelaksana. Ketiga hal ini saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Anggota harus berperan aktif dalam hal menabung, meminjam dan juga penggunaan fasilitas yang disediakan oleh CU Sawiran. Pengurus sebagai perwakilan anggota merumuskan konsep, visi dan misi untuk menjadi dasar gerakan. Manajemen harus bisa menggerakan roda organisasi agar bisa bergerak dengan baik sesuai visi dan misi. Diperlukan kerjasama semua pihak agar roda organisasi bisa bergerak, semakin berkembang dan menjadi manfaat bagi semuanya. Lalu, bagaimana agar semua bisa berjalan semestinya? Seperti hubungan kupu-kupu dan bunga, mereka berdua menyediakan dan mengerjakan semua yang dibutuhkan sesuai porsi masing-masing. Tidak berlebihan, dan tidak kekurangan. Belajar dari alam, hubungan yang terjalin harmonis dan menguntungkan membuat siklus dan kehidupan menjadi indah, nyaman, timbulnya kepercayaan antara semua pihak. Bagaimana membangun sinergi tersebut? Komunikasi yang intensif, pelayanan yang sempurna, dan adanya timbal balik dari semua pihak agar simbiosis mutualisme tetap terjaga. Mari, kita semua berperan untuk ambil bagian dalam simbiosis mutualisme tersebut. Seperti motto CU Sawiran yang selalu kita pegang : Together we are better.
Oleh : Agung Joko. S (Anggota TP Blimbing)
ilustrasi: https://priasains.xyz/contoh-interaksi-antar-organisme/

Mengapa Credit Union?

Nov 14, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on Mengapa Credit Union?

Credit Union didirikan karena fenomena yang memperlihatkan bahwa masyarakat mengalami kesulitan finansial. Hidup dijalani dengan cara gali lubang – tutup lubang. Bertambah parah dengan tumbuhnya budaya instan dan konsumtif; serta menghilangnya kemandirian, kebersamaan dan keperdulian.

Ketika masyarakat memiliki sedikit uang, sudah tidak ada tempat lagi yang produktifdan aman untuk menyimpannya, bunga simpanan tidak cukup untuk biaya administrasi, pajak bunga, dan biaya teknologi, sehingga simpanannya semakin hari semakin habis. Dari sisi lain, kebutuhan masyarakat untuk mengembangkan diri terhambat hanya karena ketidakmampuan untuk mengakses modal. Kalaupun ada, beban pengembalian kredit untuk pengadaan modal itu ternyata justru memberi beban yang lebih besar lagi dan tidak memberi ruang untuk pengembangan usaha.

Credit Union berusaha untuk menciptakan solusi demi menjawab persoalan tersebut. Dengan meletakkan anggota sebagai pemilik, maka anggota bisa mengembangkan diri secara maksimal, tumbuh rasa percaya dirinya, dan memiliki masa depan finansial yang lebih jelas. CU Sawiran bisa menjadi pilihan terbaik.

gambar:https://www.metroc.org/misc/insurance

BERIRING BERJEJARING

Nov 6, 2018   //   by yohanes setyo agung   //   Inspirasi  //  Comments Off on BERIRING BERJEJARING

Sebagai lembaga keuangan sesungguhnya CU Sawiran telah memiliki instrumen organisasi yang lengkap, dari pengurus, pengawas, hingga tim manajemen. Namun, instrumen organisasi saja tak cukup. Walau CU Sawiran berprinsip dari, oleh, dan untuk anggota, CU Sawiran masih berjejaring dengan CU-CU lain dan memiliki jaringan kerja atau struktur organisasi dengan lembaga yang ada di atasnya.

Dengan CU-CU lain CU Sawiran berjalan seiring untuk membangun perekonomian masyarakat agar mampu mandiri. Dengan lembaga lain yang secara tata organisasi berada di atasnya CU Sawiran berkesempatan banyak untuk belajar tentang tata kelola organisasi, tata manajemen, bahkan audit terhadap keuangan agar terjaga kesehatannya. Sungguh, dengan beriring dan berjejaring, CU Sawiran insyaallah akan mencapai tujuannya: menyejahterakan anggota.

ilustrasi : https://us.outscale.com/products/networking/

Pages:1234567...14»

Jam Operasional

Jam Pelayanan

Senin - Jumat

:

07.30 - 16.00

Sabtu

:

07.30 - 13.00

Jam Kas

Senin - Jumat

:

08.00 - 14.00

Sabtu

:

08.00 - 12.00

CS Online

Jajak Pendapat

Bagaimana Pelayanan yang di berikan CU Sawiran?

View Results

Loading ... Loading ...